Kamis, 24 Juli 2025

Semarang Night Carnaval 2025

 

Warga Semarang dan sekitarnya kembali disuguhkan hiburan malam bertajuk Semarang Night Carnaval 2025, yang digelar mulai 31 Juli hingga 23 Agustus di Lapangan Garnisun Semarang, pukul 17.00–23.00 WIB. Acara ini menghadirkan beragam atraksi seperti wahana bermain, live musik, kuliner, pameran alutsista, lomba anak, nobar film, komunitas kreatif, multiproduk UMKM, game berhadiah, hingga lelang produk. Diselenggarakan oleh SMS Shop dan didukung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, event ini tak hanya menjadi ruang rekreasi keluarga, tetapi juga wadah promosi UMKM dan edukasi budaya lewat kolaborasi komunitas dan pameran militer. Semarang Night Carnaval menjadi destinasi malam pilihan yang menggabungkan hiburan, edukasi, dan ekonomi kreatif dalam satu arena terbuka.

Abirama Purbakala Patiayam” – Pameran Cagar Budaya di Kudus Akhir Juli 2025

 


Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus akan menggelar pameran budaya bertajuk “Abirama Purbakala Patiayam” pada 25–27 Juli 2025 di Kompleks Museum Situs Purbakala Patiayam, Desa Terban, Jekulo. Pameran ini merupakan kolaborasi antara sejumlah museum, komunitas budaya, pelajar, dan pelaku seni lokal. Agenda meliputi lomba menggambar, menyanyi, mendongeng, fashion show budaya, pentas seni barongan, dan sarasehan budaya. Acara dijadwalkan dibuka oleh Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris. Kepala Disbudpar Kudus, Mutrikah, menyebut kegiatan ini sebagai upaya menghubungkan warisan purbakala dengan generasi masa kini.

Uptown Karnavibe 2025 Resmi Dibuka, Sajikan Festival Karnaval Mall Terbesar di Semarang

 


Uptown Mall BSB City menghadirkan kemeriahan Uptown Karnavibe 2025, festival karnaval mall terbesar di Kota Semarang yang akan berlangsung selama lebih dari satu bulan, mulai 20 Juli hingga 24 Agustus 2025. Menggandeng JakCloth, acara ini menyuguhkan bazaar kuliner dan fashion dari puluhan tenant lokal dan nasional, pertunjukan live music setiap hari, serta nonton bareng laga Timnas U-23 di area atrium mall. Tak hanya itu, pengunjung juga dimanjakan dengan promo voucher belanja gratis yang dibagikan setiap hari. Acara berlangsung mulai pukul 08.55 hingga 23.55 WIB. Menurut penyelenggara, konsep ini dihadirkan untuk menciptakan pengalaman belanja sekaligus hiburan dalam satu tempat. “Uptown Karnavibe menjadi ruang ekspresi baru bagi anak muda, komunitas, hingga keluarga yang ingin menikmati suasana karnaval dalam nuansa mall modern,” ujar pihak manajemen Uptown Mall. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi sejak hari pertama, menjadikan acara ini sebagai ikon baru hiburan musiman di Semarang.




PKB Usulkan Gubernur Ditunjuk Pemerintah Pusat, Bupati dan Wali Kota Dipilih DPRD



JAKARTA-Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengusulkan perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah di Indonesia. Dalam usulan tersebut, jabatan gubernur diusulkan untuk tidak lagi dipilih secara langsung oleh masyarakat, melainkan ditunjuk langsung oleh pemerintah pusat. Sementara itu, posisi bupati dan wali kota akan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) masing-masing. Usulan ini disampaikan dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemerintahan Daerah yang sedang dibahas di DPR. PKB beralasan bahwa langkah ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara pusat dan daerah serta mengurangi biaya politik yang tinggi dalam proses pilkada langsung.

Dalam pandangan PKB, jabatan gubernur dianggap sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Oleh karena itu, pemilihannya dinilai lebih tepat jika dilakukan melalui mekanisme penunjukan langsung oleh pemerintah pusat. Sementara untuk bupati dan wali kota yang lebih dekat dengan rakyat, pemilihannya tetap melibatkan DPRD sebagai representasi daerah. Usulan ini masih menjadi bahan diskusi di tingkat parlemen dan memunculkan pro dan kontra dari berbagai pihak. Sebagian kalangan menilai bahwa sistem pemilihan langsung tetap penting untuk menjamin kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpin daerah. Perdebatan ini diperkirakan akan terus bergulir seiring pembahasan RUU Pemerintahan Daerah yang tengah berlangsung.

Jakarta Masuk Daftar 20 Kota dengan Makanan Terenak di Dunia versi TasteAtlas 2025

 


JAKARTA-Jakarta kembali mencatat prestasi di dunia kuliner internasional. Ibukota Indonesia ini berhasil masuk dalam daftar 20 besar kota dengan makanan terenak di dunia versi TasteAtlas tahun 2025. Dalam pemeringkatan tersebut, Jakarta menempati posisi ke-16 dari total 100 kota yang dinilai. Penilaian dilakukan berdasarkan lebih dari 477 ribu ulasan makanan dari seluruh dunia, mencakup 15.478 jenis hidangan lokal dari 17.073 kota. Jakarta mendapatkan skor rata-rata 4,69 dari 5, berkat ragam kuliner khas yang kaya rasa dan menjadi favorit banyak orang.

Beberapa makanan khas Jakarta yang mendapatkan penilaian tinggi antara lain soto Betawi (skor 4,6), nasi uduk (4,4), bubur ayam (4,4), gado-gado (4,1), dan bakso (4,1). Selain itu, sejumlah tempat makan legendaris di Jakarta juga disebut sebagai destinasi kuliner yang wajib dikunjungi, seperti Restoran 1945, Lapo Marpadotbe, Rumah Makan Marannu, Asinan Betawi H. Mansyur, dan Bubur Ayam Barito. Pencapaian ini menunjukkan bahwa Jakarta tidak hanya unggul sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi, tetapi juga sebagai kota dengan kekayaan kuliner yang diakui dunia. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia di peta kuliner global.

Bedulang: Tradisi Makan Bersama Khas Bangka Belitung yang Sarat Makna



BANGKA BELITUNG-Tradisi makan bersama atau bedulang merupakan budaya khas masyarakat Bangka Belitung yang masih terus dilestarikan hingga sekarang. Dalam tradisi ini, beberapa orang duduk melingkar di lantai sambil menyantap hidangan yang disajikan di atas dulang (nampan besar) secara bersama-sama. Bedulang bukan sekadar kegiatan makan, tapi juga simbol kebersamaan, kesetaraan, dan penghormatan. Biasanya, tradisi ini dilakukan saat acara adat, pernikahan, atau momen-momen penting lain dalam kehidupan masyarakat setempat. Makanan yang disajikan dalam bedulang biasanya terdiri dari nasi, lauk pauk khas Bangka Belitung seperti ikan, udang, dan sambal, serta aneka sayur. Semua makanan ini dinikmati tanpa menggunakan sendok, melainkan dengan tangan sebagai bagian dari filosofi keakraban. Selain mempererat hubungan antarwarga, tradisi ini juga mencerminkan kearifan lokal masyarakat Bangka Belitung dalam menjaga nilai-nilai sosial dan budaya. Meski zaman terus berubah, semangat kebersamaan dalam bedulang tetap relevan dan menginspirasi.

3.900 Peserta Selesaikan Wawancara Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2025



JAKARTA-Sebanyak 3.900 peserta telah berhasil menyelesaikan tahapan wawancara dalam program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI. Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kemenag untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang keagamaan, dengan memberikan kesempatan menempuh pendidikan tinggi hingga ke luar negeri.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, M. Ali Ramdhani, menyampaikan bahwa ribuan peserta telah melalui proses wawancara yang dilakukan secara daring sejak 10 Juli hingga 20 Juli 2025. Proses ini merupakan bagian penting dari seleksi yang sangat kompetitif. "Melalui wawancara ini, kami ingin menggali komitmen, kesiapan, dan kesesuaian peserta dengan bidang studi yang mereka ambil," jelasnya.

Total pendaftar program BIB tahun ini mencapai lebih dari 18.000 orang, namun hanya sebagian yang lolos hingga tahap wawancara. Setelah ini, peserta yang lolos akan diumumkan sebagai penerima beasiswa resmi dan berhak melanjutkan studi sesuai program yang dituju, baik dalam maupun luar negeri. Program Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan kolaborasi antara Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang fokus pada pengembangan pendidikan keislaman, keagamaan, serta bidang lain yang relevan bagi kemajuan bangs

LSPR Jakarta Raih Peringkat 1 Dunia untuk Manajemen Krisis versi WURI 2025




JAKARTA – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Indonesia. Kampus London School of Public Relations (LSPR) Jakarta berhasil meraih peringkat pertama dunia dalam kategori Manajemen Krisis dalam pemeringkatan World’s Universities with Real Impact (WURI) 2025. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa LSPR tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga mampu menghadirkan inovasi nyata dalam menghadapi dan mengelola krisis. WURI sendiri merupakan lembaga pemeringkat internasional yang menilai perguruan tinggi berdasarkan dampak sosial, inovasi, serta relevansi terhadap tantangan global.

LSPR menempati posisi puncak dalam kategori "Crisis Management", mengalahkan berbagai universitas ternama dunia. Prestasi ini tak lepas dari konsistensi kampus dalam mengembangkan program edukasi yang responsif terhadap isu-isu krisis, baik di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, LSPR juga masuk dalam daftar Top 50 perguruan tinggi dunia dalam kategori “Global Top 100 Innovative Universities”, membuktikan bahwa kampus ini memiliki daya saing global dan komitmen terhadap pendidikan berbasis solusi. Rektor LSPR, Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, M.Si., APR, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini dan berharap bisa menjadi motivasi bagi kampus-kampus lain di Indonesia untuk terus berinovasi.

WURI menilai kampus dari berbagai aspek seperti kreativitas, kewirausahaan, tanggapan terhadap krisis, hingga kontribusi sosial. Keikutsertaan LSPR dalam ajang ini menunjukkan bahwa inovasi di bidang komunikasi dan manajemen krisis dari Indonesia mendapat pengakuan di panggung dunia. Dengan capaian ini, LSPR Jakarta membuktikan bahwa kampus Indonesia mampu bersaing dan menjadi pemimpin dalam menciptakan solusi konkret di tengah berbagai tantangan global.

Festival Teluk Wondama: 100 Tahun Jejak Peradaban Papua Dirayakan Meriah



WONDAMA PAPUA BARAT- Teluk Wondama kembali jadi sorotan. Festival Teluk Wondama 2025 resmi digelar dan kali ini punya makna yang dalam yaitu merayakan 100 tahun perjalanan peradaban di tanah Papua. Mulai 24 sampai 28 Juni suasana di Wasior dan sekitarnya benar-benar hidup. Dari pagi sampai malam ada berbagai pertunjukan seni parade budaya sampai bazar UMKM yang ramai pengunjung. Masyarakat lokal dan wisatawan dari luar daerah sama-sama antusias menyambut momen spesial ini. Festival ini sekaligus jadi pengingat sejarah karena di tahun 1925 misionaris pertama kali datang ke wilayah ini dan memperkenalkan pendidikan serta nilai-nilai kemanusiaan yang kemudian jadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua. Buat kita Festival Teluk Wondama bukan sekadar event tahunan. Ini cara Papua menunjukkan bahwa mereka punya cerita panjang yang layak dibanggakan. Identitas budaya yang kuat alam yang luar biasa dan semangat masyarakatnya yang tidak pernah padam. Teluk Wondama membuktikan bahwa Papua adalah bagian penting dari Indonesia yang kaya sejarah kaya budaya dan pastinya selalu punya tempat di hati kita.

Krisis Kemanusiaan Gaza Makin Parah, PBB Dinilai Gagal Lindungi Warga Sipil



Situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk. Jutaan warga, termasuk anak-anak dan lansia, kini mengalami kelaparan ekstrem. Laporan terbaru menunjukkan bahwa banyak dari mereka meninggal dunia karena kekurangan makanan, air bersih, dan akses kesehatan. Kondisi ini dipicu oleh blokade yang berkepanjangan serta serangan militer yang terus berlangsung. Akses bantuan kemanusiaan sangat terbatas, membuat distribusi logistik tidak merata dan bahkan terhambat total di beberapa wilayah. Melihat kondisi ini, berbagai pihak mulai mempertanyakan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan lembaga internasional lainnya. Banyak suara yang menilai bahwa PBB gagal menjalankan tanggung jawabnya dalam melindungi hak asasi manusia, khususnya warga sipil yang tidak bersalah.

Bencana kemanusiaan ini tidak hanya menyentuh ranah politik, tetapi juga nurani dunia. Solidaritas global dan tekanan terhadap pihak-pihak yang bertikai dianggap sangat diperlukan agar kekerasan segera dihentikan dan bantuan bisa masuk tanpa hambatan.Di tengah penderitaan yang luar biasa, dunia diminta untuk tidak tinggal diam. Gaza bukan sekadar konflik, tetapi juga soal kemanusiaan yang harus diprioritaskan.

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Jambore Pramuka Muslim Dunia 2025


JAKARTA - Indonesia kembali mencatat sejarah dengan menjadi tuan rumah Jambore Pramuka Muslim Dunia 2025. Ajang berskala internasional ini menjadi momen penting, bukan hanya untuk dunia kepramukaan, tapi juga untuk memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang ramah dan toleran kepada dunia. Acara ini dipastikan bakal menghadirkan ribuan peserta dari berbagai negara, terutama negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim. Nantinya, para peserta akan terlibat dalam berbagai kegiatan menarik, mulai dari aktivitas kepramukaan, pertukaran budaya, wisata halal, hingga pameran produk lokal. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama menyambut antusias ajang ini. Dukungan penuh diberikan sebagai bagian dari upaya menunjukkan nilai-nilai moderasi beragama yang tumbuh kuat di tengah masyarakat Indonesia.

Selain jadi ajang pertemuan para Pramuka Muslim dari seluruh dunia, acara ini juga menjadi sarana promosi budaya dan toleransi ala Indonesia. Lewat kegiatan ini, Indonesia ingin memperkuat perannya sebagai negara yang tidak hanya kaya budaya, tapi juga mampu membangun harmoni antarumat beragama.Sebagai tuan rumah, Indonesia siap memperlihatkan keramahan dan kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khas masyarakatnya. Ini bukan hanya soal event besar, tapi juga langkah nyata mempererat hubungan global lewat semangat kepramukaan.

Semarang Night Carnaval 2025

  Warga Semarang dan sekitarnya kembali disuguhkan hiburan malam bertajuk Semarang Night Carnaval 2025, yang digelar mulai 31 Juli hingga 23...