Jumat, 27 Juni 2025

Jejak Sejarah di Balik Banyaknya Kuliner Nonhalal di Solo


SOLO – Kota Solo dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner di Jawa Tengah yang menawarkan berbagai jenis makanan. Tidak hanya makanan tradisional yang halal, tapi juga kuliner nonhalal seperti sate babi, tongseng babi, hingga sate jamu berbahan daging anjing. Ternyata, keberadaan makanan nonhalal di Solo bukan hal baru. Sejak abad ke-18 hingga ke-19, masyarakat keturunan Tionghoa sudah menetap di sekitar Pasar Gede Solo. Mereka membawa resep-resep keluarga yang menjadi bagian dari kebiasaan makan sehari-hari.

Seiring waktu, terutama setelah era reformasi dan kebebasan budaya Tionghoa didukung secara terbuka, kuliner khas Tionghoa nonhalal mulai berkembang pesat di Solo. Awalnya, makanan ini hanya disajikan di lingkungan keluarga atau komunitas tertentu, tapi lambat laun semakin dikenal dan digemari masyarakat umum. Selain dari etnis Tionghoa, para perantau dari kota lain seperti Semarang juga ikut memperkaya ragam makanan di Solo, termasuk sajian nonhalal. Permintaan terhadap makanan jenis ini pun meningkat, hingga kini banyak dijual di warung, restoran, bahkan dijadikan produk wisata kuliner.

Kehadiran makanan nonhalal di Solo menunjukkan bahwa kota ini menjadi tempat bercampurnya banyak budaya, termasuk dalam hal makanan. Pengaruh Jawa, Tionghoa, hingga Eropa menciptakan variasi rasa dan jenis kuliner yang unik. Namun begitu, keberagaman ini juga membawa tantangan, terutama soal transparansi bahan makanan. Beberapa waktu lalu, muncul sorotan terhadap tempat makan yang tidak memberikan label halal secara jelas. Hal ini membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan mendorong pelaku usaha kuliner untuk lebih terbuka soal bahan yang digunakan. Kini, selain dikenal dengan batik dan budaya, Solo juga diingat sebagai kota dengan kuliner beragam, baik halal maupun nonhalal, yang semuanya memiliki akar sejarah panjang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Semarang Night Carnaval 2025

  Warga Semarang dan sekitarnya kembali disuguhkan hiburan malam bertajuk Semarang Night Carnaval 2025, yang digelar mulai 31 Juli hingga 23...