Kendal – Warga Desa Pekuncen, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, menggelar tradisi tahunan Merti Desa pada Rabu (26/6/2025). Acara ini menjadi momen penting bagi warga untuk bersyukur atas hasil panen dan memohon keselamatan desa. Yang paling menarik, warga mengarak pusaka peninggalan Pangeran Benowo yang usianya diperkirakan sudah lebih dari 450 tahun. Pusaka ini berupa mustaka (hiasan atap masjid) dari Masjid Jami’ Sunan Abinawa yang dianggap keramat dan penuh sejarah. Sebelum diarak, pusaka lebih dulu dijamas (dimandikan) pada malam hari oleh para sesepuh desa. Keesokan paginya, pusaka dibungkus kain putih lalu diarak keliling kampung bersama 21 gunungan hasil bumi seperti buah, sayur, jajanan pasar, dan barang simbolis lainnya.
Warga, pelajar, kelompok seni, hingga perangkat desa ikut meramaikan kirab. Mereka memakai pakaian adat dan berjalan beriringan dengan musik tradisional. Suasana meriah dan penuh semangat terasa sejak pagi. Merti Desa ini jadi bukti bahwa warga Pekuncen masih menjaga warisan budaya dan sejarah desa mereka. Warga berharap acara seperti ini bisa terus dilestarikan dan dikenal lebih luas sebagai wisata budaya Kendal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar